Cara Mendapatkan IPK Tinggi untuk Mahasiswa Pekerja

20150205-work_vs_study.jpg

Berdasarkan hasil survei sederhana, fakta mengungkapkan bahwa KHS (Kartu Hasil Siswa) sebagian besar mahasiswa pekerja selalu didominasi nilai C, D, bahkan E. Dapat dipastikan IPK yang mereka dapatkan tidak bisa menembus angka 3 di setiap semesternya. Penyebabnya tentu saja adalah kesibukan mereka sebagai karyawan telah menyita waktu belajarnya. Keletihan usai bekerja pun terkadang membuatnya menunda-nunda mengerjakan tugas kuliah hingga akhirnya kebablasan. Jika Anda mengalami hal yang sama, dapatkan IPK tinggi dengan cara di bawah ini:

Membagi waktu dengan cermat
Waktu 24 jam dalam sehari mungkin tidak akan cukup untuk mengimbangi aktivitas Anda yang padat. Meskipun begitu, Anda harus cermat dalam membaginya agar waktu kerja dan kuliah mendapatkan porsi yang seimbang karena tidak bisa mengorbankan salah satunya. Saat menjelang ujian, curi-curi kesempatan untuk kembali mengulang pelajaran, baik itu di kantor maupun di rumah. Berkat kecanggihan teknologi sekarang ini, Anda tidak perlu membawa semua buku pelajaran yang memberatkan, cukup dengan mendownload e-book di gadget. Dengan begitu, Anda bisa belajar di mana pun dan kapanpun.

Menggabungkan diri pada komunitas belajar
Sesibuk apapun Anda, tetap luangkan waktu untuk bersosialisasi. Karena waktu yang dimiliki tidak banyak, sebaiknya Anda lebih selektif dalam memilih komunitas untuk menyalurkan minat dalam belajar. Ada pepatah mengatakan “Berkumpul dengan orang hebat, akan menularkanmu kesuksesan”. Dengan berpedoman pada kata-kata tersebut, saya menyarankan agar menggabungkan diri pada suatu komunitas belajar yang memiliki satu visi misi dengan Anda. Dengan begitu, Anda bisa sharing bila ada materi yang belum dimengerti ataupun masalah belajar yang dialami.

Memilih bidang pekerjaan sesuai jurusan
Akan lebih baik lagi jika Anda bekerja pada suatu bidang yang berkaitan erat dengan jurusan kuliah yang diambil. Dengan begitu, ilmu yang didapatkan di bangku kuliah dan pengalaman yang diperoleh di kantor dapat saling melengkapi. Anda dapat memanfaatkan pengalaman di kantor dalam mengkritisi materi pada mata kuliah, apakah teori tersebut benar-benar bisa digunakan untuk praktek di lapangan. Dapat dipastikan, berbekal pengalaman dan pengetahuan tersebut, Anda bisa menjawab soal yang diujikan nanti tanpa hambatan.

Tak lupa untuk selalu mengevaluasi kinerja diri sebagai mahasiswa sekaligus karyawan setiap bulannya. Jangan sampai ada ketidakseimbangan di antara keduanya jika tidak ingin kehilangan semuanya. Berbekal evaluasi yang dilakukan, Anda bisa melakukan perbaikan setiap bulannya. Dengan begitu, karakter pekerja keras dan pemikir ulung akan membentuk Anda untuk menjadi pribadi yang tangguh, supel, dan cerdas. Meskipun kuliah sambil kerja, IPK di atas 3,00 bukan lagi impian. :)

Category: Informasi

Mengapa Lombok Jadi Destinasi Wisata Favorit Turis?

20141229-lombok5.jpg
Untuk mengisi akhir pekan, memanfaatkan libur lebaran, merayakan tahun baru, atau mengisi cuti kerja, tak sedikit turis lokal atau asing yang memilih Lombok sebagai destinasi wisatanya. Bahkan, turis yang datang ke Lombok mengalami peningkatan sebanyak 20% di tahun 2013 dari tahun sebelumnya. Benarkah? Apa yang membuat Lombok menjadi destinasi wisata turis?

Keindahan tempat wisatanya

Selain Bali, Lombok juga dikenal sebagai pulau yang memiliki tempat wisata yang indah bahkan masih sangat natural. Inilah alasan ketertarikan turis melancong ke Lombok. Berdasarkan informasi, berikut beberapa tempat wisata di Lombok:

  • Pantai Senggigi. Sudah kenal bukan dengan Pantai Senggigi? Pantai ini tak patut dilupakan jika melancong ke Lombok. Meski pasirnya berwarna cokelat, air lautnya jernih loh. Bahkan, seakan manggil-manggil buat berenang. Dilansir dari http://www.surgawisata.com/cerita-cerita-dari-pantai-senggigi-lombok/, pantai ini cocok untuk nikmati matahari terbenam.

  • Pantai Tanjung Aan. Pantai Tanjung Aan juga tak patut dilewatkan terutama bagi pecinta snorkeling. Sebab, airnya jernih banget. Terletak 3 km dari Pantai Kuta, pantai ini memiliki bentuk pasir unik seperti merica yang acap kali dimanfaatkan untuk relaksasi.



Keragaman adat budayanya

Bukan hanya penduduk Yogyakarta dan Bali yang masih memegang teguh adat budaya dari leluhur, penduduk Lombok juga masih memegang teguh adat budayanya. Hal ini juga yang menjadi daya tarik pada turis untuk berkunjung ke Lombok. Beberapa adat budaya yang ada di Lombok berikut:

  • Tradisi Peresean. Ini adalah perang yang dilakukan oleh 2 kaum laki-laki yang disebut dengan petarung. Mereka akan bertarung menggunakan rotan sebagai pemukulnya. Salah satu petarung dianggap kalah jika telah meneteskan darah dari anggota tubuhnya. Konon, tradisi ini bertujuan untuk memanggil hujan.

  • Upacara Pujawali. Upacara yang diadakan di Pura Lingsar disebut juga dengan perang topat. Ini adalah upacara yang bertujuan untuk memperingati syiar Islam tempo dulu dan sebagai cerminan rasa syukur kepada Sang Pencipta karena telah memberikan kemakmuran.



Category: Holiday

Duka Mahasiswa Kuliah sambil Kerja

20150205-kuliah_kerja.jpg

Menyandang status mahasiswa menandakan usia yang telah dewasa, meskipun belum semuanya memiliki pemikiran yang matang. Saat orang tua tidak mampu membiayai kuliah, memaksa seorang pelajar harus berpikir keras agar bisa mandiri secara finansial. Satu-satunya solusi adalah bekerja. Memutuskan kuliah sambil bekerja bukanlah hal yang sederhana. Butuh memantapkan niat dan menyiapkan fisik agar mampu menjalani keduanya dengan seimbang. Berdasarkan survei sederhana yang dilakukan, berikut duka yang dialami mahasiswa yang melakoni kuliah sambil kerja:

Memiliki pola hidup berantakan
Makan tidak teratur dan waktu tidur kurang, menjadi agenda keseharian seorang mahasiswa yang bekerja. Kesibukan yang padat membuatnya memilih untuk mengkonsumsi makanan cepat saji yang notabene makanan yang tidak sehat. Kelelahan sepulang kerja, tidak bisa langsung istirahat karena harus mengerjakan tugas kuliah. Jika tinggal jauh dari orang tua, tugas pun bertambah karena harus mengerjakan pekerjaan rumah sendiri. Akibatnya, kesehatan sering diabaikan. Jika hal ini terus dilakukan, masa tua hanya akan dinikmati di rumah sakit.

Saran: Agar tidak mengganggu kesehatan Anda, sebaiknya pasang alarm untuk mengingatkan jadwal makan, jam istirahat, dan deadline tugas. Hindari junk food, perbanyaklah makan sayur dan buah.

Mengalami kesusahan saat mengatur keuangan
Anak muda belum memiliki kendali diri dalam membelanjakan uangnya. Merasa uang tersebut adalah hasil jerih payahnya, ia pun membelanjakan dengan gelap mata. Jika hanya menyandang status karyawan, sah-sah saja melakukannya. Tabungan yang seharusnya untuk biaya kuliah, terpakai untuk belanja hal yang belum dibutuhkan. Akibatnya, harus berhutang untuk menutupi biaya kuliah.

Saran: Prioritaskan penghasilan Anda untuk membiayai kebutuhan kuliah. Tahan dulu nafsu belanja Anda untuk saat ini. Ada masanya nanti, Anda akan mempunyai kesempatan untuk belanja sesuka hati, yaitu saat kuliah telah selesai dan karir meningkat.

Mendapatkan nilai rendah di setiap mata kuliah
Sebagian besar mahasiswa yang bekerja, selalu mendapatkan nilai rendah pada setiap mata kuliahnya. Hal itu disebabkan oleh minimnya kesempatan untuk belajar karena disibukkan oleh pekerjaan. Di tambah lagi, tugas kuliah sering terbengkalai untuk dikerjakan, bahkan pengumpulan tugas pun sering terlambat. Kehadirannya di kampus bagai hantu, kadang muncul dan tiba-tiba menghilang mengakibatkan dosen tidak mengenalnya.

Saran: Beritahu pimpinan bahwa Anda adalah seorang mahasiswa dan meminta keringanan. Curi waktu belajar di kantor, manfaatkan fasilitas internet untuk mencari materi kuliah untuk menyelesaikan tugas. Namun, tetap tidak mengabaikan tugas kantor Anda. Jangan terapkan sistem SKS (Sistem Kebut Semalam), pelajari materi kuliah secara dicicil setiap harinya.

Artikel ini hanya bertujuan untuk sharing, bukan untuk mematahkan semangat para mahasiswa untuk bekerja. Setidaknya, mahasiswa yang membaca tulisan ini dapat mengetahui resiko yang akan dihadapi dan menjalankan saran yang telah diberikan di atas. Hal itu bertujuan agar duka tersebut dapat berubah menjadi suka selama melakoni keduanya. Semangat mahasiswa!

Category: Informasi

Do These before Trading Forex

20150214-before_trading_forex.jpg
Determinants of success in forex trading are not only determined by the discipline, patience, and intelligence traders when trading but also of routines performed before trading forex. Want to be successful in forex trading? Perform this routine before trading forex.

Reviewing the results of the previous trading

If you previously had to trade forex, you should review the results of such trading is satisfactory or not. If it is satisfactory, you can run the same strategy and business as well as little to make changes in order to maximize again. If it is not satisfactory, looking into the root causes of things you should do. The goal is that you will not fall on the same precipice, but made such failure be a stepping stone to become better.

Updating economic news

It is no less important and you have to do is continue to update the economic news of a country whose currency is a major player in the forex trading. Economic news here can be about inflation, interest rates, unemployment, gross domestic product, and so forth. What is the reason? The reason is not because the economic news became one of the factors that greatly affect the forex market. So, when you know this information you can take action to get the maximum benefit and limit losses.

Establishes a trading plan

Be sure to establish a trading plan before you are trading forex. Trading plan here as well as set a stop loss order to limit losses greater, take profit order to avoid losses due to greed, and other strategies that will be used to make a profit and risk management. One more or less trading plan also can control your emotions as a trader.

Hopefully this information can be useful as well as a current reference will start trading. Before going on this blog, you should know in advance what the difference E-Currency and Exchanger.

Category: Forex